Rabu, 15 Maret 2017

TRANSPORTASI DI BANGKOK

BTS Sky Train
BTS Sky Train adalah kereta semacam KRL yang jalurnya ada di atas. Sedangkan MRT adalah kereta cepat yang jalannya di bawah tanah. BTS dan MRT adalah transportasi utama yang melintasi tempat-tempat penting di Bangkok.
Cara membeli tiket BTS Sky Train gampang, kalau kalian mau beli BTS one day pass, tinggal ke loket di stasiun BTS mana aja dan bayar 150 baht.

Kalian akan dapat kartu seperti ini
Tinggal masukkan lewat slot di bawah, nanti kartu akan keluar lagi di bagian atas. Jangan lupa diambil lagi ya, karna harus dimasukkan lagi di pintu keluar.
Untuk tiket BTS yang sekali jalan agak lebih ribet ni, Karena kita harus punya koin buat pakai vending machine nya. Tapi kalau ga punya koin bisa kok dituker di loket petugas.
Caranya, kita tekan dulu stasiun mana yang kita tuju.

Misal kita mau ke Asok, disitu tulisannya 34 kan

Nah, tinggal tekan tombol 34 di mesin ini
Mesin ini cuma menerima koin pecahan 10, 5, dan 1 baht. Koin 2 baht ga bisa masuk. Setelah jumlah koin pas, kartu akan muncul dibawah. Kalau ada kembalian juga akan keluar dibawah. Bedanya dengan BTS one day pass kartu ini akan langsung ditelan mesin waktu kita keluar stasiun BTS.

MRT
Untuk membeli tiket MRT juga bisa pakai vending machine, tapi menurutku lebih simpel beli langsung aja di loket. Nanti kita akan dikasih koin plastik yang di tap waktu masuk dan di masukkan lagi ke mesin waktu kita keluar.
Ini adalah peta BTS & MRT super penting yang harus kalian punya kalau ke bangkok
Nanti di stasiun, tulisan penunjuk arahnya selalu ke arah stasiun terakhir, jadi misal kita berada di stasiun Phaya Thai mau ke Ekkamai, maka kita menunggu kereta di arah yg menunjukkan stasiun Bearing.

ARL (Airport Railway Link)
ARL menghubungkan Bandara Suvarnabhumi dengan pusat kota bangkok. ARL ini persis BTS, jalannya ada di atas, tapi sistem beli tiketnya persis MRT, pakai koin plastik. ARL terletak di B floor bandara suvarnabhumi, beroperasi pukul 06.00 sampai 23.30. Buat yang mau meneruskan perjalanan dengan MRT bisa interchange di stasiun Makksan, dan buat yang mau meneruskan perjalanan dengan BTS, interchange di stasiun Phaya Thai.

Chao Phraya River Boat
Chao Phraya adalah sungai lebar dan panjang yang membelah pusat kota Bangkok. Ada banyak tempat-tempat penting yang lebih mudah dijangkau via sungai ini. Diantaranya adalah 3 wat paling terkenal yaitu Grand Palace, Wat Pho, dan Wat Arun, selain 3 itu ada juga Chinatown, Flower Market, Yodpiman, dll.
Ada banyak jenis kapal di sungai ini, ada yang milik hotel, ada Chao Phraya Cruise, Chao Phraya Tourist Boat dan kapal yg buat angkutan warga biasa, mirip angkot tapi pakai kapal.
Saran saya nih, karna kita turis, lebih enak beli Chao Phraya Tourist boat. Namanya Hop On Hop Boat, kaya gini nih bentuk tiketnya
Dapet Buku Travel Guide
Jadwal kapalnya, sama pas beli tiket cari aja booth dengan lambang kaya gitu
Dengan 150 baht kita bisa turun dimana saja dan naik dimana saja dengan tourist boat ini, trus yg bikin lebih nyaman kita ga campur sama warga yg berangkat sekolah/ngantor. Jalur antrian kapalnya pun beda. Lebih sepi dibanding yang kapal biasa. Buat yang mau lebih hemat lagi bisa sih pakai kapal yang bayarnya per sekali jalan,kalau ga salah setiap naik kapal harganya cuma beberapa belas baht. Tapi ya itu, siap buat antri lebih panjang dan lebih desak2an.
Chao Phraya Tourist Boat
Bus
Aku ga terlalu bisa bahas bus karena jujur selama di Bangkok aku ga pernah sekalipun naik bus kotanya. Padahal katanya naik bus lebih murah daripada BTS/MRT, malahan kalau malam busnya gratis. Pernah sekali aku sama Ulya mau naik bus ke Chinatown, malam jam 8-9an. Tapi bus yang kita tunggu ga datang-datang dan akhirrnya kita memutuskan kembali naik BTS dan MRT 😂.
Tuk-tuk
Ini transportasi yang mirip bajaj. Dan kalau kalian beli kaos khas thailand banyak yg punya desain tuk-tuk. Sebenernya kita awalnya ga mau sama sekali naik tuk-tuk karena banyaaak baanget yg nulis di blog mereka, ketipu sama supir tuk-tuk. Di mahalin atau disasarin ke tempat yg bukan kita minta. Tapi waktu di Chinatown posisi udah malem dan stasiun MRT Hua lamphong lumayan jauh dari situ, mau ga mau kita harus naik tuk-tuk. Kita pilih2 supir yg kira2 baik. Dan pastikan tanyakan dulu tarifnya sebelum naik. waktu itu kita dapet harga 50 baht perorang, artinya 100 baht sekali jalan rute dekat. Dan tuk tuk kita ini jalannya sereem, karna super ngebut. Kata Ulya kaya naik Banana Boat 😂😂😂
Pak Supir tuk tuk
 Postingan terkait: TIPS TRAVELING KE BANGKOK

Sabtu, 07 Januari 2017

LAVA TOUR MERAPI

Hallo blogkuuuuu
Maafkan pemilikmu yg udah 1,5 taun ga nulis apa-apa disini
Blog: Darimana aja? Emang 2016 se ga seru itu ya?

Hmm bisa di bilang gitu sih..
Ga ada yg penting di 2016 selain aku udah mulai cari uang sendiri. Yap pemilikmu tercinta ini udah jadi dokter gigii

Daripada cuma cuap-cuap ga jelas aku posting tentang Lava Tour Merapi aja ya.
Jadi akhir taun lalu aku sama temen2 KG berenam wisata singkat ke lereng merapi.
Sebenernya dulu banget pasca erupsi aku pernah ikut programnya sleman buat buka jalur wisata ini, nama acaranya aku lupa, tapi waktu itu semacam jalan santai muterin daerah2 yg rusak pasca erupsi.
Nah bedanya, kali ini kita pakai jeep.
Dari jogja kita tinggal menuju area kaliurang, ada banyak banget jeep yg tersedia buat nganter kita keliling ke museum omahku, batu wajah, sama bunker kaliadem. Harga jeepnya sama semua, 350.000 kapasitas maksimal 6 orang. Jadi kalian ga usah pusing-pusing nawar. Tinggal cari aja jeep yg bagus.

Sambil nunggu jeepnya ready kita disuguh susu murni hangat sama jadah tempe. Bapak yang bawa kita super gokil dan asik, baru mulai jalan kita udah disuruh teriak2, haha
Pemberhentian pertama disini nih, museum omahku. Disini ada tiga rumah yg hangus terbakar akibat erupsi dahsyat gunung merapi.
Di dalem rumah ini ada benda2 yg leleh karna awan panas dan lahar dingin


Lanjut ke pemberhentian kedua, batu wajah. Disini ada batu besar yang kalau dilihat dari sudut tertentu bentuknya mirip wajah orang. Disini tempatnya lapang dan berangin, tapi tetep panas sih.. soalnya kita kesana tengah hari.


Matanya pada merem-merem saking silaunya

Lanjut lagi ke pemberhentian terakhir, dan yang paling bagus pemandangannya, Bunker Kaliadem.
Jadi, sejarahnya dulu di bangun bunker untuk penyelamatan darurat sewaktu ada awan panas atau lahar dingin. Waktu kejadian, semua orang saat itu udah di evakuasi, tapi entah pengen nyobain bunker baru atau gimana dua orang pria masuk ke dalam bunker ini dan ternyata bunker ga bisa mendinginkan suhu yg begitu panas. Satu orang mati di dekat pintu bunker dan satu lagi masuk ke dalam bak kamarmandi dan mendidih disana. Ugh, serem.


Di perjalanan pulang kita diajak offroad muter2 sama bapak jeep. Dan ini ga dinikmati sama semua jeep ya. Ini bonus karna ternyata kita ketemu sama bapak2 yg super seru. Kita juga baru tau ternyata bapak ini ga selalu mangkal, cuma karna waktu itu lagi selo aja. Dan beliau ga ngejar harus bawa rombongan sebanyak2nya dalam sehari. Jadi perjalanan kita super santai dan asik.
Jeep kita

Rame banget
Yap sekian Holi1/2Day kita di Lava Tour Merapi. See u on next post. Byeeee

Jumat, 19 Juni 2015

MENCEGAH ANAK TAKUT PADA DOKTER GIGI

     Takut merupakan perasaan normal yang muncul sejak lahir. Perasaan takut ini bertujuan mencegah hal  buruk terjadi pada diri sendiri. Seiring pertumbuhan, anak dapat mengidentifikasi mana hal yang berbahaya untuk dirinya, mana yang tidak. Nah, orang tua lah yang perlu membantu proses identifikasi ini. Pada dasarnya rasa takut itu ada dua macam:

Minggu, 14 Juni 2015

Batu Malang Dari Yogyakarta Part 2 (Jatim Park 2)

Taun lalu saya pernah posting tentang perjalanan ke Malang (Malang dari Yogyakarta Part 1) yang ga saya lanjutkan sampai selesai karena malas. Hehe. Sekarang postingan ini sudah saya lengkapi dari budget, iterinary, dan kuliner buat jadi referensi temen-temen yang mau wisata ke Malang. Semoga bermanfaat.

Di Part 2 ini adalah kisah hari kedua kami di Malang.
Bangun tidur kami disambut susu murni hangat yang dibuatkan oleh pemilik penginapan. Susu hangat, pemandangan kota batu yang indah, dan udara yang sejuk. Nikmat Tuhan manalgi kah yang kamu dusatakan.

Selasa, 09 Juni 2015

Pantai Menganti Kebumen

Bulan lalu ibu saya semangat banget ngajak keluarga jalan-jalan ke Pantai Menganti. Katanya sih pantai ini indaaah banget. Setelah berkali-kali cuma jadi wacana, akhirnya berangkatlah saya, ibu, bapak dan keluarga Pakde Adi menggunakan satu mobil pribadi. Kami berangkat minggu pagi sekitar jam 09.00, Bapak saya walaupun belum pernah kesini, tapi ahli banget soal rute menuju pantai yang lumayan jauh dari pusat kota Kebumen ini.

Rabu, 03 Juni 2015

Hebatnya ilmu yang disalurkan : Sejarah Klasifikasi Maloklusi Angle

Malam ini saya belajar ortodonsia untuk persiapan ujian besok senin, dan buku yang saya baca dari perpustakaan adalah buku yang sangat tua, terbitan tahun 1958, A Text Book Of Orthodontia yang ditulis Dr. Strang.

Saat membaca bagian Klasifikasi Maloklusi Angle (Klasifikasi ini adalah klasifikasi paling hits sepanjang sejarah ortodonsia), saya malah penasaran dengan,

“waw, bahkan buku yang ditulis tahun 1958 pun punya ‘simbah’ yang dijadikan rujukan referensi”

Minggu, 31 Mei 2015

Semangat, Puncak Sudah Dekat

Jujur rasanya perjuangan di KG ini terasa semakin berat, ditambah kejenuhan dan iri sama temen-temen jurusan lain yang hidupnya udah mapan. Tapi mau gimana lagi?  ga mungkin berhenti disini, Hampir 6 tahun saya jungkir balik buat semua ini, berangkat pagi pulang sore, praktikum, skripsi, nyari pasien kemana-mana, dimarahin dosen, dan jelas ga sedikit uang bapak ibu yang dihabiskan buat ini. Sumpah Dokter gigi sudah semakin dekat Aulia, kamu hanya perlu sedikit memaksakan diri untuk melangkah. Percayalah, kamu ga bisa berhenti disini.